Ingwer Ludwig Nommensen as Primus Inter Pares
A Contextual Mission Strategy and Its Impact in Batak Land (1862–1918)
DOI:
https://doi.org/10.62926/js.v1i2.88Keywords:
Nommensen, primus inter pares, missionary, evangelization, Batak landAbstract
This paper will discuss the role of Ingwer Ludwig Nomensen as the most prominent evangelist in Batak land (Tapanuli, Silindung, Toba and Simalungun). Although IL. Nomensen was the fifth evangelist to come to Batak land after other missionaries who had arrived earlier, but he is often labeled as the most successful. Of course, the question is what caused him to become more famous and famous than other missionaries. His name is so big when compared to other missionaries working in Batak land. The author uses a literature review-based research method sourced from relevant literature. The author also uses the term primus inter pares in describing Nomensen's personality which is quite influential and respected. The purpose of this paper is to examine how Nomensen's evangelization method was so efficient and massive that it resulted in Christianity in Batak land. The mission strategy applied by Nomensen, the resulting impact, and the ability to lead become the special urgency of this paper. In preaching the gospel, Nomensen first understood the context of the area to be visited, such as by studying the language and culture. With an adaptive approach Nomensen was able to gain the trust of the Batak people. Such an approach became Nomensen's specialty. In addition to preaching the gospel, Nomensen also left behind many advancements, such as in the fields of health and education. It is these skills that prove how Nomensen is the best among others.
References
Aritonang, Jan S. Sejarah Pendidikan Kristen di Tanah Batak. Jakarta, Indonesia: BPK Gunung Mulia, 1988.
Barus Putra, Ideyani Vita Nadra. “Hitam Putih Keberhasilan Misionaris Nommensen Di Tanah Batak (Analisis Naratif Buku Tokoh Tiga Serangkai Dalam Meningkatkan Peradaban Masyarakat Batak Toba).” Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi COMMUNIQUE 6, no. No. 2 (17 April 2024): 344–65.
Gulo, David Martinus. “Isu Teologi Kontekstualisasi Terhadap Adat Batak.” Open Science Framework, 21 Juli 2021. https://doi.org/10.31219/osf.io/h3qc7.
Hutauruk, Jubil Raplan. Menjadi Manusia Mandiri: Johannes Warneck di Pansurnapitu dan Sipoholon, 1896-1906. Medan: Lembaga Pemberdayaan Media dan Komunikasi (LAPiK), 2013.
Indonesia dan Pusat Bahasa (Indonesia), ed. Kamus besar bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Ed. 4. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008.
Kawira, Jack. “Nommensen’s Dialogical Approach: The Appropriation Of The Biblical Concept Of ‘Love Your God And Love Your Neighbors’ In Batak Toba Communities.” VERBUM CHRISTI: JURNAL TEOLOGI REFORMED INJILI 5, no. 1 (16 April 2018): 117–35. https://doi.org/10.51688/vc5.1.2018.art5.
Lelaona, Yohanes Antonius. “Antara Strategi dan Siasat Misi SVD Distrik Sumut.” Perspektif 12, no. 1 (1 Juni 2017): 45–59. https://doi.org/10.69621/jpf.v12i1.86.
Lumbantobing, Darwin. Tumbuh lokal, berbuah universal: revitalisasi program pelayanan HKBP pasca 100 tahun Dr. Inger Ludwig Nommensen. Jakarta, Indonesia: BPK Gunung Mulia, 2018.
Manurung, Melisa, Zefanya Novelia Simalango, Garry Anderson Nainggolan, dan Liyus Waruhu. “Perjalanan Misi Dr. Ingwer Ludwig Nommensen di Tanah Batak (Studi Kasus Sejarah Agama Kristen di Tanah Batak)” 3 (2024). https://publisherqu.com/index.php/Al-Furqan.
Marbun, Kembarto. “Dialog Budaya Dalam Suku Batak Toba: Dari Agama Sipelebegu Menuju Kepada Paham Kristiani.” Perspektif 13, no. 1 (1 Juni 2018): 27–38. https://doi.org/10.69621/jpf.v13i1.102.
Pasaribu, Patar M. DR. Ingwer Ludwig Nommensen: Apostel di Tanah Batak. Medan: Universitas HKBP Nommensen, 2005.
Pestaria Naibaho, Iwan Setiawan Tarigan, Simon D. Harianja. Sepenggal kenangan hidup: Raja Amandari Lumbantobing. Medan: Penerbit Mitra, 2016.
Samosir, Jetti Lisantri. “Misi Dan Pelayanan Sosial: Jejak Badan Zending RMGDi Tanah Batak (1861-1940).” Jurnal Diakonia 4, no. 2 (2024): 199–209. https://doi.org/10.55199/jd.v4i1.78.
Schreiner, Lothar. Adat dan Injil: Perjumpaan adat dengan iman Kristen di Tanah Batak. Jakarta, Indonesia: BPK Gunung Mulia, 2003.
Sekolah TInggi Theologia HKBP. Benih yang Berbuah: Hari Peringatan 150 tahun ompo i Ephorus Dr. Ingwer Ludwig Nommensen armahum ( 6 Februari 1834 - 6 Februari 1984 ). No. 1. Pematangsiantar: Bagian Ilmu Sejarah Gereja dan Pekabarn Injil, Sekolah Tinggi Theologia HKBP - Bidang Penelitian dan Pengembangan, 1984.
Sihombing, P. T. D. Tuan Guru Samuel Siregar: pelopor pelayanan ke-evangelisan mula-mula di tanah Batak, era 1867-1869 dan orang Batak Kristen satu-satunya menjalani pendidikan di Gereja Zending Ermelo, Negeri Belanda, 1870-1871, dan Seminari Barmen, Jerman, 1872-1873 berikut aftermath pelayanan zending-R.M.G. di tanah Batak: hikayat bhakti pelayanan zending. Edisi pertama. Seri sejarah penginjilan di tanah Batak 15. Jakarta: CV. Muara Citra Sejati, 2018.
Simanjuntak, Josua, Galih Raka Siwi, Tymoty Doli Sinaga, Ade Reinhard Lamhot Simamora, dan Harry Kriston Situmeang. “Misionaris Dan Masyarakat: Pahae Jae Sebagai Gerbang Penyebaran Agama Kristen Di Tanah Batak.” SHI:Jurnal Studi Humaniora Interdisipliner 8, no. 11 (November 2024): 84–90.
Sinaga, Andri Vincent, Mangaratua Panjaitan, dan Marangkup Hutasoit. “Model Kepemimpinan Gereja Yang Kontekstual Berdasarkan Struktur Budaya Batak Menggunakan Model Antropologis Stephen B. Bevans.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi 7, no. 1 (30 Juni 2024): 64–78. https://doi.org/10.47457/phr.v7i1.455.
Sirait, Apri Twenty, Gabby Ribkamawaty Siburian, Dita Larissa, dan Liyus Waruhu. “Raja Amandari Sabungan Lumbantobing, I.L. Nommensen Dan Perjalanan Misi Kristen Di Tanah Batak.” Pediaqu:Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 3, no. 2 (2 April 2024): 1191–97.
Viktor Deni Siregar, Yohana Br Tarigan, Teti Tri Pujianti Gea, dan Candra Gunawan Marisi. “Menyingkap Kristologi dalam Bingkai Nusantara (Batak Parmalim) dan Integrasinya dalam Pendidikan Agama Kristen.” Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya 1, no. 1 (13 Desember 2023): 51–66. https://doi.org/10.62282/pj.v1i1.51-66.
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2014.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sisean: Journal of Theology and Christian Mission

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.